Review Fujitsu Lifebook LH53112 Agustus 2011
Fujitsu menghadirkan jajaran notebook Lifebook seri LH yang menawarkan komputasi yang fleksibel dan modern. Hadir dengan dua tipe yaitu LH530 (berbasis prosesor Intel Core seri-i generasi pertama) dan LH531 (dengan prosesor Intel Sandy bridge)
Lifebook LH531 yang hadir di lab kami menggunakan prosesor Intel Core i3-2310M dengan kecepatan 2,1 GHz. Prosesor ini bisa di-upgrade hingga Intel Core i5 yang memiliki fungsi Turbo Boost. Kapasitas memorinya bisa ditingkatkan hingga 8 GB meskipun LH531 hanya menyediakan RAM sebesar 2 GB saja.
Fujitsu Lifebook LH531 mengadopsi dua chip untuk memenuhi kebutuhan grafis yang dikenal dengan mode hibrida (hybrid). Penggunaan grafis hibrida ini bukannya bekerja bersamaan guna mendapatkan kinerja lebih, tapi bekerja secara terpisah. Jika Anda menggunakan aplikasi ringan seperti internet atau mengetik, chip grafis onboard Intel yang bekerja. Sementara jika mengolah perhitungan grafis yang lebih kompleks, secara otomatis sistem akan menggunakan chip nVidia.
Meskipun demikian, janganlah banyak berharap banyak saat menjalankan aplikasi berat seperti game terkini. Pasalnya, chip grafis nVidia GF 410M hanya cocok digunakan untuk menjalankan aneka game dengan resolusi rendah. Meskipun demikian, kinerja chip nVidia GF 410M tetap lebih baik dibandingkan chip Intel HD3000. Selain itu tujuan hibrida adalah untuk menghemat penggunaan baterai dan prosesor. Pasalnya, proses komputasi akan dialihkan ke chip grafis dan bukannya ke prosesor.
Sepertinya Fujitsu Lifebook LH531 ditujukan untuk pengguna yang serius. Ini tercermin dari tidak disertakannya feature pendukung multimedia. Dengan ketiadaan fasilitas itu, notebook ini lebih tepat diajak bekerja meskipun pengguna juga tetap bisa memainkan aneka file multimedia.
Lihat saja area sekitar keyboard yang tidak memiliki tombol shortcut sama sekali. Area di atas keyboard tampil polos, hanya dihiasi speaker di bagian kiri dan kanan serta tombol power berukuran besar yang mudah ditekan. Aneka feature yang ada tergolong standar, tanpa dilengkapi port eSATA dan FireWire. Untungnya masih disediakan port HDMI guna menghubungkan perangkat ini ke layar digital definisi tinggi.
Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan chip grafis nVidia GF 410M memang menghasilkan kinerja yang lebih baik. Hal ini kami simpulkan setelah membandingkan produk ini dengan Acer Aspire 4750 yang memiliki spesifikasi sama (kecuali tidak disertakannya chip grafis nVidia). Selain itu hasil uji menunjukkan daya tahan baterai yang lebih irit saat chip nVidia aktif menjalankan konten video definisi tinggi. (Dayu Akbar -- Kontributor)
Sumber : http://www.infokomputer.com/komputer/fujitsu-lifebook-lh531
|